Perhatikan Ketentuan Pemberitahuan Perpanjangan Jangka Waktu Lapor SPT Tahunan Ini!
Sumber: Freepik
Setelah pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh disampaikan, Wajib Pajak akan menerima bukti penerimaan. Dalam jangka waktu 5 (lima) hari setelah bukti penerimaan diterbitkan, Direktur Jenderal Pajak akan menerbitkan surat pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh. Surat pemberitahuan tersebut memuat keputusan apakah pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh yang disampaikan diterima dalam hal Wajib Pajak memenuhi ketentuan atau dianggap bukan sebagai pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh dalam hal Wajib Pajak tidak memenuhi ketentuan.
Apabila pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh dianggap bukan sebagai pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh, Wajib Pajak dapat menyampaikan kembali sepanjang tidak melampaui batas waktu penyampaian SPT Tahunan. Dalam hal Direktur Jenderal Pajak tidak menerbitkan surat pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh dalam jangka waktu 5 (lima) hari, pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh dianggap diterima:
- sesuai dengan jangka waktu perpanjangan dalam pemberitahuan Wajib Pajak dalam hal jangka waktu perpanjangan dalam pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh tidak melebihi jangka waktu 2 (dua) bulan; atau
- untuk jangka waktu perpanjangan paling lama 2 (dua) bulan dalam hal jangka waktu perpanjangan dalam pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh melebihi jangka waktu 2 (dua) bulan.
Direktur Jenderal Pajak menerbitkan surat pemberitahuan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) hari sejak batas waktu 5 (lima) hari berakhir.