Energy


flash newsTopik: PERPAJAKAN DAN PENERIMAAN

1. Pengusaha Menyoroti Potensi Perselisihan Nilai Pajak

Pelaksanaan Pasal 5 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2017 menjadi kekhawatiran terbesar pengusaha. Menurut mereka hal tersebut berpotensi menimbulkan perselisihan.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tax Center Ajib Hamdani menjelaskan, sistem pajak yang dianut di Indonesia sesuai UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) adalah self assessment. Menurut Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo, dalam PP ini pemerintah tak lagi memberi penawaran ke wajib pajak sehingga berbeda dengan amnesti pajak. (Kontan)

2. Menilai Penegakan Hukum Pajak

Makna penegakan hukum patut dipahami agar tidak menimbulkan kegelisahan dan ketakutan terlebih bagi pelaku usaha. Sebagian wajib pajak seringkali mengartikan penegakan hukum pajak dalam arti melakukan tindakan penyidikan pidana pajak, pemblokiran dana di bank atau menyandera wajib pajak. Makna penegakan hukum cenderung ditujukan pada fisik yang membuat keadaan tidak kondusif bagi dunia usaha.

Makna itu sebenarnya makna sempit yang hanya ditujukan untuk mendeteksi dan memberi sanksi semua pelanggar hukum pajak. Terbitnya PP Nomor 36 Tahun 2017 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan atas Penghasilan Tertentu Berupa Harta Bersih yang Diperlakukan atau Dianggap Sebagai Penghasilan, menjadi momentum penting keberlangsungan penerimaan pajak usai diberlakukannya UU Pengampunan Pajak No 11 Tahun 2016. (Investor Daily)

Topik: EKONOMI DAN BISNIS

1. Deposito Bergeser ke Instrumen Pasar Modal

Nasabah prioritas perbankan mulai menggeser sebagaian portofolio investasi dari deposito ke instrument di pasar modal seiring dengan tren penurunan suku bunga produk simpanan berjangka. (Bisnis Indonesia)

2. Transparasi Tata Niaga Gula Mesti Diciptakan

Pemerintah dan semua pihak terkait bisa memanfaatkan waktu penundaan lelang gula rafinasi dengan baik. Persoalan yang masih ada, seperti biaya lelang yang memberatkan dan potensi rente yang akan muncul, juga bisa dituntaskan. Selain itu, pengawasan bisa diperkuat dengan melibatkan Satuan Tugas Pangan.

Peneliti Intitute for Development of Economics and Finance (Indef), Rusli Abdulah mengatakan lelang gula rafinasi tetap harus berjlaan untuk menciptakan transaparasi tata niaga dan pemerataan akses terhadap usaha kecil menengah (UKM), industri kecil menengah (IKM), dan koperasi. Namun, pemerintah perlu menyelesaikan sejumlah persoalan yang muncul. (Kompas)

3. Program Layanan Satu Pintu Diperkuat

Pemerintah memperkuat program layanan satu pintu bagi pelaku industri kreatif. Program ini merupakan bantuan fasilitasi operasional kegiatan yang bertujuan meningkatkan nilai ekonomi kreatif. Pengelolaan program dikerjakan oleh Badan Ekonomi Kreatif. “Kami tidak memberikan bantaun dana segar tetapi swakelola.

Acuan hukumnya sudah jelas, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173 Tahun 2016. Ada tiga aspek bantuan; fasilitasi inisiasi asosiasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan hibah biaya perjalanan (travel grant) terkait kerja sama ekonomi kreatif dalam dan luar negeri,” ujar Deputi Hubungan Antarlembaga da Wilayah Badan Ekonomi Kreatif, Endah Wahyu Sulistianti. (Kompas)

4. Pencapaian dan Pergeseran Gaya Hidup

Jauh-jauh hari, sudah ada ekonom yang memperkirakan, konsumsi masyarakat di Indonesia bergeser. Pergeseran yang didominasi kelompok masyarakat kelas menengah inii antara lain disebabkan perubahan gaya hidup dan perilaku.

Ekonom menyebutkan, masyarakat kelas menengah mengurangi makanan utamanya dari produk lokal menjadi produk impor. Konsumsi karbohidrat pun dikurangi. Ini bagian dari gaya hidup dan perilaku yang mempertimbangkan antara lain kesehatan dan kondisi perekonomian. (Kompas)

5. Deposan Besar Hambat Penurunan

Menurut Guru Besar FEB UI, sulitnya tingkat suku bunga untuk turun adalah faktor Deposan besar yang meminta suku bunga Deposito premium. Jika suku bunga deosito tidak turun maka tingkat suku bunga kredit juga akan sulit turun. Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa dibutuhkan bank pioneer yang mau untuk menurunkan tingkat suku bunga sehingga akan terjadi kompetisi antar perbankan untuk menurunkan tingkat suku bunga. (Media Indonesia)

6. Bunga Dana Jumbo Tak Lagi Spesial

Bank BUMN sepakat memangkas bunga spesial deposito menjadi 6,35% dari yang saat ini rata-rata berlaku pada 6,75%.

Penurunan bunga deposito memang akan mengecilkan margin bunga bersih alias net interest margin (NIM) perbankan. Per-Agustus 2017, rasio NIM perbankan Indonesia tercatat 5,32%. Namun tetap yang tertinggi dibanding di negara lain. (Kontan)

7. ADB: Inventasi dan Ekspor Dorong Pertumbuhan

Asian Development Bank (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5,1% pada tahun ini dan naik hingga 5,3% pada 2018. Investasi swasta meningkat perlahan seiring dengan mulai terlihatnya dampak positif dari reformasi kebijakan. Dan faktor pendorong lain adalah pemulihan ekspor. Permintaan dari Amerika, India, dan Cina mendongkrak ekspor nonminyak dan gas. (Tempo)

Contact us:
www.enforcea.com | twitter : @enforcea_info
fb :/EnforceA | contact@enforcea.com |
WA : 0813 1407 9696

Contact Us

Publication


Read More

Partner in Charge

I Wayan Sudiarta
+62 87775312419
wayan.sudiarta@enforcea.com
Related Post